Feeds:
Tulisan
Komentar

Kesadaran Baru

mengalirDiperlukan suatu kesadaran baru dan suatu moralitas yang sama sekali baru untuk mendatangkan perubahan yang radikal pada budaya dan struktur sosial yang ada sekarang. Ini jelas; tetapi golongan Kiri dan Kanan dan kaum revolusioner tampaknya mengabaikan hal ini. Setiap dogma, setiap rumusan, setiap ideologi adalah bagian dari kesadaran lama; semua itu adalah bentukan pikiran, yang kegiatannya adalah pemecahbelahan–golongan Kiri, golongan Kanan, golongan Tengah. Lanjut Baca »

Pasrah total dalam Doa Iftitah

alamAda sebuah pernyataan sikap pasrah total yang sangat indah di dalam Doa Ifttitah, yaitu:

Sesungguhnya sembahyang saya, ibadah saya, hidup saya, dan mati saya adalah bagi Allah yang menguasai sekalian alam.

bunganSekitar 14 tahun yang lalu, aku berdiri menyaksikan para mahasiswaku berbaris memasuki kelas untuk mengikuti kuliah pertama tentang teologi iman.

Pada hari itulah untuk pertama kalinya aku melihat Tommy. Dia sedang menyisir rambutnya yang terurai sampai sekitar 20 cm dibawah bahunya. Penilaian singkatku: dia seorang yang aneh ? sangat aneh.

Tommy ternyata menjadi tantanganku yang terberat. Dia terus-menerus mengajukan keberatan. Dia juga melecehkan tentang kemungkinan Tuhan mencintai secara tanpa pamrih. Lanjut Baca »

jejak-kakiTahukah anda cerita di balik terciptanya sajak ‘FOOTPRINTS’
(Telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan judul : Jejak – Jejak kaki).

Sajak tersebut telah menyentuh hati jutaan orang di seluruh dunia. Namun tidak banyak orang mengetahui siapa pengarang sajak itu. Juga tidak banyak orang tahu apa latar belakang lahirnya sajak itu. Lebih-lebih lagi tidak banyak orang tahu bahwa sajak yang berjudul ‘Jejak’ (aslinya: ‘Footprints’ ) sebenarnya adalah buah pena masa berpacaran di suatu senja di tepi danau. Lanjut Baca »

gunungVihara Mendut, Magelang
Selasa, 2 Januari 2008
Retret MMD di Vihara Mendut berakhir

Jam 03.00 terdengar bunyi lonceng (bel) seperti biasanya. Saya terbangun, tapi berat sekali untuk bangkit. Ngantuk dan capek sekali. Akhirnya saya tidur lagi. Sekitar jam 04.00 ada azan Subuh. Kali ini saya bangun, cuci muka, ambil air wudlu dan melakukan sholat Subuh di atas kasur dengan selimut sebagai sajadah. Sekita jam 04.30 saya ke aula untuk melakukan meditasi bersama. Kali ini tinggal sedikit (tak lebih dari 10 orang) yang ikut sukarela melakukan meditasi bersama. Pagi itu ras sakit di kaki sudah agak berkurang dan ras kantuk dan capek masih terasa. Jadi saat saya melakukan meditasi duduk tidak sepenuhnya fokus seperti biasa. Lanjut Baca »

gunungVihara Mendut, Magelang
Senin, 1 Januari 2008
Hari Ketujuh MMD

Secara umum hari ini malah jadi hari yang berat bagi saya. Kaki jadi cepat terasa kaku dan sakit. Banyak keinginan tersembunyi (halus) dengan samarnya, sehingga proses pengamatan pikiran-pikiran yang halus ini lebih sukar daripada biasanya. Sukar untuk fokus ke arah keheningan. Capek sekali. Lanjut Baca »

pagi3Vihara Mendut, Magelang
Minggu, 30 Desember 2007
Hari Keenam MMDalam

Pada meditasi sesi dinihari – pagi tidak ada kejadian yang berarti. Secara umum saya cepat sekali masuk ke dalam kondisi meditatif yang cukup hening. Mendengar detak jantung sendiri. Rasa sakit di kaki tidak lagi terasa, tapi bila saya lama bermeditasi duduk maka pelan-pelan rasa sakit itu akan muncul lagi. Rasa sakit ini saya anggap sebagai “suar”.

Pada saat meditasi sesi pagi – siang saya tetap cepat masuk dalam kondisi meditatif. Saya bertanya-tanya kepada diri saya sendiri. Menurut Pak Hudoyo saya telah menemukan “guru sejati” saya. Terima kasih. Bagaimana untuk hidup benar (niat benar, berpikir benar, bertindak benar). Agama saya Islam, tapi saya hanya Islam KTP saja. Walaupun demikian saya dari kecil telah mengucapkan kalimat Syahadat: Tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah utusan Allah. Saya juga disunat. Lanjut Baca »

budhaVihara Mendut, Magelang
Sabtu, 29 Desember 2007, Jam 15.45
Hari Kelima MMDbudha2

Tadi sore sekitar jam 19.00 ada seorang peserta yang terpaksa tidak dapat melanjutkan MMD karena mesti pulang. Hal ini disebabkan karena ayahnya meninggal dunia. Malam itu jam 19.00 tidak ada diskusi dan ceramah dari Pak Hudoyo. Mungkin karena berita di atas dan tidak enak badan yang membuat Pak Hudoyo membatalkan acara diskusi dan ceramah. Setelah sesi meditasi malam (saya meninggalkan meditasi sekitar jam 21.00), saya membuat catatan-catatan jurnal harian. Lanjut Baca »

mencuciVihara Mendut, Magelang
Jumat, 28 Desember 2007, Jam 15.25
Hari Keempat MMDteh

Jam 03.00 kami dibangunkan oleh bunyi denting bel kuningan. Saya segera bangun, bangkit dan berjalan sempoyongan ke kamar mandi untuk cuci muka. Bahkan dalam keadaan “setengah sadar” habis bangun tidur, proses pengamatan kepada pikiran tetap berjalan terus. Di dalam pikiran muncul:

“Udara dingin sekali. Tidak usah bangun. Tidur lagi saja. Pakai selimut rapat-rapat. Sekali-sekali bolos sesi pagi khan tidak apa-apa.” Lanjut Baca »

akuVihara Mendut, Magelang
Kamis, 27 Desember 2007, Jam 22.30
Hari Ketiga MMDwaktu

Hari ini adalah hari ketiga MMD seminggu di Vihara Mendut. Selama dua hari terakhir terus bertambah peserta yang kemarin terlambat datang. Jadi total peserta ada sekitar 35 orang, yang terdiri dari berbagai latar belakang agama.

Pada hari ketiga ini saya masih didera oleh rasa sakit di kaki, dan sekarang tambah rasa rasaki di punggung. Tapi rasa sakit itu masih dapat saya tolenransi, sehingga saya masih dapat terus duduk untuk bermeditasi duduk. Lama waktu meditasi duduk yang dapat saya tahan adalah tidak lebih dari 1 jam. Rata-rata waktu meditasi duduk antara 30 – 60 menit. Lanjut Baca »

pasirKimia Kebahagiaan
oleh
Al-GhazaliAl-Ghazali

Jika Anda menemui sesuatu kesulitan di dalam memahami tawasuf, bacalah buku saya Kimia-i Sa’adat (Kimia Kebahagiaan) yang akan membimbing Anda ke jalan yang benar, dan memberi Anda, sekurang-kurangnya, suatu kesempatan yang adil untuk memanfaatkan kemampuan-kemampuan yang dikaruniakan oleh Allah kepada Anda.”

Demikianlah Al-Ghazali menulis dalam salah satu suratnya kepada Nizamuddin Fakhrul Mulk, wazir Seljuk. Lanjut Baca »

meditasi5Mindfulness In Plain English
By
Ven. Henepola Gunaratana

Preface, Introduction, Chapters 1- 4

  • About The Author
  • Preface
  • Introduction
  • Chapter 1 (Meditation: Why Should I Bother?)
  • Chapter 2 (What Meditation Isn’t)
  • Chapter 3 (What Meditation Is)
  • Chapter 4 (Attitude) Lanjut Baca »

Rumi1The Way of Love : Rumi
Menimba Hikmah dari Novel Rumi

Judul buku : The Way of Love: Jalan Cinta RumiRumi2
Penulis : Nigel Watts
Penerjemah : Hodri Ariev
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Cetakan : Pertama, 2003
Tebal : xvi + 237 halaman

Oleh M. Mushthafa

Orang-orang ternama memang kerap menyimpan kisah perjalanan hidup yang menarik. Lika-liku kehidupan mereka penuh romantika, pasang-surut, dan menapaki tangga-tangga proses hidup yang tidak selalu mulus. Buku ini adalah sebuah sketsa biografis Jalaluddin Rumi (1207-1273), seorang sufi besar yang dikenal dengan puisi-puisi cintanya yang memukau. Model penyajiannya yang berbentuk novel menjadi daya tarik tersendiri dari buku ini, bagi peminat sufisme pada umumnya maupun pengagum Rumi pada khususnya.
Lanjut Baca »

Buku-buku di bawah ini sebagian buku yang ada di perpustakaan pribadi di rumah Mampang. Sebagian besar sudah dibaca, sebagian belum dibaca, dan sebagian kecil saya bawa kemana-mana dan saya ulang-ulang membacanya. Banyak belajar dari buku-buku yang baik adalah suatu kebajikan.

  1. J. Krishnamurti, Pertanyaan yang Mustahil. Gramedia: Jakarta, 1997, v + 348 hal. Judul asli: The Impossible Qestion. Versi lengkap online dalam bahasa Inggris dapat diklik disini (HTML).
  2. J. Krishnamurti, Meditasi. Gramedia: Jakarta, 1999, 101 hal. Judul asli: Meditations. Versi lengkap online dalam bahasa Inggris dapat diklik disini (HTML).
  3. J. Krishnamurti, Bebas dari Belenggu Harapan. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta, …, … hal. Judul asli: Freedom from the Unknown. Versi lengkap online dalam bahasa Inggris dapat diklik disini (HTML).
  4. J. Krishnamurti, Masa Depan Umat Manusia: Dialog antara J. Krishnamurti dan David Bohm. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta, 2003, 98 hal. Judul asli: The Future of Humanity, Two Dialogues between J. Krishnamurti/David Bohm. Versi lengkap online dalam bahasa Inggris dapat diklik disini (HTML). Lanjut Baca »

« Newer Posts - Tulisan Sebelumnya »