Ada sebuah pernyataan sikap pasrah total yang sangat indah di dalam Doa Ifttitah, yaitu:
Sesungguhnya sembahyang saya, ibadah saya, hidup saya, dan mati saya adalah bagi Allah yang menguasai sekalian alam.
19 Februari 2008 oleh djuni
Ada sebuah pernyataan sikap pasrah total yang sangat indah di dalam Doa Ifttitah, yaitu:
Sesungguhnya sembahyang saya, ibadah saya, hidup saya, dan mati saya adalah bagi Allah yang menguasai sekalian alam.
Ya… Inna sholaati wa nusuqi wa mahyaaya wa manaati lillaahirobbil ‘aalamiin… adalah cermin kepasrahan dan pengakuan akan siapa diri kita dan untuk siapa hidup ini diperuntukkan…
Sesungguhnya kita hidup memang untuk beribadah padaNya.
Insya Allah, kita semua mampu membaca apa yang tersurat dan tersirat dari Al Quran.
Amin.
Thanks udah ngingetin
Kita berasal dari-Nya dan akan kembali pada-Nya…
Doa iftitah mungkin bisa dimaknai sebagai pra-kondisi menuju mi’raj kepada Allah, karena shalat adalah mi’rajnya umat Islam
Semoga kita senantiasa difahamkan akan hikmah terpendam dalam makna-makna peribadatan…
Terima kasih ya, memang kadang aku suka lupa hal ini.