Vihara Mendut, Magelang
Kamis, 27 Desember 2007, Jam 22.30
Hari Ketiga MMD
Hari ini adalah hari ketiga MMD seminggu di Vihara Mendut. Selama dua hari terakhir terus bertambah peserta yang kemarin terlambat datang. Jadi total peserta ada sekitar 35 orang, yang terdiri dari berbagai latar belakang agama.
Pada hari ketiga ini saya masih didera oleh rasa sakit di kaki, dan sekarang tambah rasa rasaki di punggung. Tapi rasa sakit itu masih dapat saya tolenransi, sehingga saya masih dapat terus duduk untuk bermeditasi duduk. Lama waktu meditasi duduk yang dapat saya tahan adalah tidak lebih dari 1 jam. Rata-rata waktu meditasi duduk antara 30 – 60 menit.
Jam 19.00 tadi Pak Hudoyo berceramah mengenai waktu. Ada waktu aktual (waktu fisik yang sebenarnya) dan ada waktu psikologis (waktu yang bisa mulur mengkerut tergantung persepsi manusia). Bila meditasi begitu mendalam, maka akan dapat masuk pada kondisi NO TIME (tanpa waktu). Pada kondisi itu maka masa lalu telah berakhir dan masa depan belum datang, dan yang ada hanyalah masa kini.
Jadwal ceramah Pak Huduyo tiap jam 19.00, antara lain:
- Senin, 24-12-2007: Pengantar meditasi
- Selasa, 25-12-2007: Lima Rintangan Batin
- Rabu, 26-12-2007: Pikiran
- Kamis. 27-12-2007: Waktu psikologi
- Jumat, 28-12-2007: Aku
- Sabtu, 29-12-2007: …. dan Bernadetta Robert
- Minggu, 30-12-2007: Bernadetta Robert
- Senin, 31-12-2007: ……
- Selasa, 1-1-2008, Jam 07.00: Kemana setelah ini dan Penutupan
Mengenai MMD
MMD singkatan dari Meditasi Mengenal Diri. Fokus perhatian MMD adalah mengamati dengan pasif badan dan batin. Semua gejala yang muncul dari badan dan batin meditator diamati tanpa melibatkan emosi dan tanpa ada tanggapan terhada gejala-gejala itu (lebih tepat sebagai penonton yang tidak terlibat dengan yang ditontonnya).
MMD mengambil cara dari Budha yang disebut Vipassana. Oleh Pak Hudoyo Hupudio, Vipassana itu kemudian idaptasi agar dapat diterapkan kepada orang-orang awan dan lintas agama/kepercayaan. Dalam Vipassana MMD tidak ada labelling (penyebutan/ penamaan) terhadap fenomena-fenomena yang terjadi baik di badan maupun di batin/pikiran. Labelling digunakan untuk alat bantu pengamatan awal, tapi untuk selanjutnya labelling mesti ditinggalkan.
Dalam MMD ini dilakukan meditasi duduk dan meditasi berjalan. Untuk standar awal adalah 30 menit untuk meditasi duduk dan meditasi berjalan. Selanjutnya lama waktu meditasi dapat ditambah sendiri sesuai dengan kemampuan masing-masing meditator.
Mengenai Pikiran
Pikiran adalah respon batin terhadap rangsangan yang masuk dari panca indera, yang diwujudkan/disampaikan dalam bentuk bahasa. Pintu masuk rangsangan ini sebenarnya masih ada satu lagi, yaitu indera keenam (batin). Manusia dibentuk oleh bahasa. Bayi atau orang-orang yang tidak berkembang kemampuan bahasanya menggunakan bentuk gambar-gambar. Selain dari luar, batin memberi respon terhadap rangsangan dari alam bawah sadar.
Pikiran ada karena untuk mempertahankan diri (survival) AKU (EGO)-nya dari ancaman luar. Pikiran menciptakan AKU (EGO) yang paling penting agar tetap hidup dari NON AKU (ancaman luar). AKU (EGO) diri pribadi itu lalu meluas kepada milikku, keluargaku, kaum/sukuku, bangsaku, dan seterusnya. Dengan kata lain pikiran menciptakan DUALITAS, yaitu AKU dan NON AKU. Selain itu pikiran menciptakan WAKTU (masa lalu, masa kini, masa depan).