Vihara Mendut, sebelah Candi Mendut
Magelang, Jawa Tengah
Senin, 24 Desember 2007, sore hari – baru datang.
Badan terasa sangat capek setelah menempuh perjalanan semalaman dengan kereta Progo – istirahat sejenak di kostan Badran – naik bus ke Muntilan dan lanjut naik bus lagi ke Candi Mendut. Ternyata rute paling enak untuk ke Mendut adalah naik bus dari Yogya (bisa bus jurusan Yogya – Magelang/Semarang) dan turun di Terminal Muntilan serta ganti bus kecil ke jurusan Candi Mendut. Sebenarnya dari Yogya ada bus kecil yang langsung lewat Candi Mendut hanya saja bus ini agak jarang, sehingga mesti menunggu agak lama.
Vihara Mendut terletak tepat di sebelah Candi Mendut. Candi Mendut berada segaris dengan Candi Borobudur dan Candi Pawon (lihat peta). Menurut info dari Wikipedia:
Persis di sebelah candi Mendut terdapat vihara Buddha Mendut. Vihara ini dahulunya adalah sebuah biara Katholik yang kemudian tanahnya dibagi-bagi kepada rakyat pada tahun 1950-an. Lalu tanah-tanah rakyat ini dibeli oleh sebuah yayasan Buddha dan di atasnya dibangun vihara. Dalam vihara ini terdapat asrama, tempat ibadah, taman, dan beberapa patung Buddha. Beberapa di antaranya adalah sumbangan dari Jepang.
Bagi saya yang tidak terlalu perhatian tempat-tempat ibadah keagamaan, Vihara Mendut ini terlalu indah dan terlalu rapi. Bagi saya vihara ini merupakan sebuah vihara wisata seperti Candi Mendut yang ada di sebelahnya dan menjadi tujuan wisata. Di dalam Vihara Mendut terdapat patung-patung Budha yang besar-besar dan dalam berbagai macam pose. Saya pribadi tidak ada kesan khusus dan tertentu terhadap vihara dan patung-patung Budha tersebut. Dan disinilah selama tujuh hari ke depan saya akan menghabiskan waktu guna melakukan retret meditasi bersama-sama peserta yang lain.
Sore hari sekitar jam 4 saya tiba di areal Candi Mendut. Banyak wisatawan yang mengunjungi Candi Mendut, apa lagi sekarang ini adalah liburan akhir tahun. Karena terlalu lelah saya rebahan di balai-balai bambu di parkiran mobil. Saya pesan es kelapa muda dan mie ayam. Saya nikmati kesegaran minum es kelapa muda dan hangatnya semangkuk mie ayam. Habis itu selama beberapa lama saya tetap rebahan di tempat itu. Sekitar jam 5 sore saya masuk areal Vihara Mendut dan mulai bertemu dengan para peserta retret meditasi yang lain.
Saya menemui Mas Waluyo yang jadi panitia dan kemudian mengisi formulir pendaftaran serta berkenalan dengan peserta lain yang juga baru datang. Tidak lama saya ber-say-hello dengan para peserta lain karena masih merasa lelah. Segera saya ke kamar dan merebahkan diri di atas kasur busa tipis.
Kamar untuk menginap para peserta adalah sebuah ruangan yang disekat-sekat selebar 1 meter dan setinggi 2 meter menjadi sebuah “sel”. Tiap “sel” hanya berisi kasur busa tipis, 1 seliut dan 1 bantal. Total di kamar ini ada 20 “sel”. Saya menempatkan diri pada ujung kamar.
Jam 19.00 nanti adalah pertemuan pertama dalam retret meditasi seminggu penuh di Vihara Mendut ini. Ruangan untuk melakukan meditasi bersama adalah di Aula Utama Vihara Mendut.
Jadwal Harian MMD di Vihara Mendut:
- 03.00 : Bangun
- 07.00 : Makan pagi
- 11.30 : Makan siang
- 14.00 : Di kamar (istirahat siang, tidur)
- 16.00 : Bangun
- 19.00 : Diskusi
- 22.00 : Di kamar (istirahat malam, tidur)
Nammo Buddhaya,
Salam Sejahtera,
Dear Bhante Pannavaro,
Salam kenal, nama saya Frans Cahyo, saya salah seorang murid di Universitas Sanata Dharma. Saya tinggal di Muntilan dan di desa saya adalah pengrajin patung batu, termasuk patung Buddha. Dan saya sedang belajar untuk membuat patung Kemuliaan Sang Buddha karena saya kagum dengan ajaran dan filsafat Buddhisme. Kebetulan saya punya dosen yang dari beliau saya banyak belajar tentang hidup, apalagi beliau adalah translater Tipitaka, Ibu Lani dari Klaten.
Dan saya pernah dapat cerita dari ibu saya bahwa Bhante Pannavaro adalah kakak tingkat beliau di Universitas Sanata Dharma dan dulu pernah membeli patung Buddha dari workshop kami.
Dan saya juga berniat menawarkan seandainya suatu saat Banthe membutuhkan patung Buddha sebagai wujud persembahan dan sembahyang, saya berharap bisa bantu dan membuat sebuah karma baik buat saya dan sesama.
Demikian email dari saya,
Semoga semua makhluk berbahagia.
Best regards,
Frans Cahyo
Sanggar Taruna Sakti
Jl Pemuda Barat No. 28 Muntilan-Magelang
Jawa Tengah-Indonesia 56413
Email: tarunasakti78@yahoo.com
Phone: +62 293 587 569
Mobile: +62 878 3948 5360