EVERYDAY WAYS YOU CAN HELP CLEAN UP THE EARTH… AT HOME
Buletin KauS No. 05/I/2006
Kamis, 6 April 2006
Hemat Energi – Perangi Polusi
Tidak ada tempat yang lebih tepat untuk mulai memelihara lingkungan hidup, selain di rumah kita masing-masing. Oleh karena di tempat inilah kita menghabiskan sebagian besar waktu kita, di tempat ini pula kita bisa memantau semua yang terjadi termasuk bagaimana sumberdaya dan energi di konsumsi.
Nah, cobalah beberapa tips di bawah ini:
- Matikan lampu ketika tidak digunakan.
- Gunakan satu bola lampu dengan daya (watt) yang besar ketimbang memakai beberapa lampu dengan watt yang kecil.
- Gunakan bola lampu yang fluorescent sehingga bisa menghemat energi 25%.
- Bila membeli peralatan listrik, pastikan bahwa alat-alat tersebut hemat energi — mintalah kepada pramuniaga untuk memberikan penjelasan mengenai kebutuhan energi bagi penggunaan alat-alat tersebut.
Seterika Listrik
Sebagian besar rumah memiliki alat ini, namun bila Anda menyeterika dan hendak pergi sebentar atau teman Anda mampir, cabutlah kabelnya. Ini tidak hanya menghemat listrik, melainkan perlu juga untuk keamanan (safety). Pasanglah pengatur suhu pada setrika Anda sesuai dengan pakaian yang sedang Anda setrika.
Air – Sumberdaya Alam yang Tinggi Nilainya
Dalam kehidupan sehari-hari kerap kali terjadi pemborosan air bersih sementara begitu banyak orang yang belum mendapat kesempatan memperoleh air bersih dan sehat. Tahukah Anda bahwa air di kran mengalir kira-kira 9 liter per menit? Jadi jangan biarkan kran air mengalir tanpa digunakan.
Periksalah pipa-pipa air secara teratur. Ceklah kran dan pipa secara teratur dan segera perbaiki bila terjadi kebocoran. Gunakan lap dan seember air bila mencucui motor/mobil. Jangan gunakan air yang mengalir dari selang. Bila Anda menyikat gigi, maka air hanya diperlukan untuk membasahi dan membilas sikat gigi dan untuk berkumur. Jadi jangan biarkan air mengalir sementara Anda menyikat gigi dan ini berarti Anda bisa menghemat berliter-liter air.
Gunakan Kembali
Bila Anda membawa bekal makanan ke sekolah atau piknik, gunakan kemasan yang bisa dipakai kembali. Jangan gunakan kemasan yang sekali pakai. Simpan gelas dan botol dan wadah plastik untuk digunakan kembali. Letakkan di tempat yang strategis sehingga mudah dijangkau. Hematlah penggunaan kertas tisu di dapur. Gunakan lap kain untuk membersihkan meja dan perabotan lain. Cucilah lap kain tersebut sehingga Anda dapat mempergunakannya berulang kali.
Tas Belanja
Perhatikan apa yang Anda lakukan dengan tas-tas plastik belanja, biasanya Anda membuangnya karena tidak bisa dipakai lagi — atau terlalu kecil untuk memuat sampah-sampah Anda. Tas plastik merupakan produk sampingan dari proses penyulingan minyak. Semakin sedikit tas plastik yang kita gunakan, maka kita mempergunakan lebih sedikit sumberdaya alam. Bawalah tas belanja yang bisa memuat barang-barang tertentu sehingga lebih sedikit tas plastik belanja dari supermarket yang Anda butuhkan. Daripada Anda membawa pulang makanan dari resto pakailah kemasan yang bisa Anda gunakan lagi.
(Sumber: GAYA HIDUP HIJAU: BAGIAN DARI KESEHARIAN KITA. Disajikan pada Istighotsah Akbar Peringatan Hari Bumi, 22 April 1999 oleh PP Al-Fattah dan KSM Hablum Minal ‘Aam di Jember)