Stasiun Senen, Jakarta
Senin, 12 November 2007
Jam 20.05
Hari ini Aji ulang tahun ke-5. Hari Minggu (11/11) dan Senin (12/11) saya dan Isna sibuk buat pesta ultah Aji. Segala sesuatunya dikerjakan sendiri, bahkan kue tart ultah dibuat oleh istriku tercinta. Sekali dalam seumur hidup kami berupaya utk menggembirakan dan membahagiakan Aji dengan pesta ultah yang sederhana, meriah dan berkesan. Di lain hari saat hari ultah Aji akan diisi dengan kegiatan-kegiatan out door, seperti camping di gunung, jalan-jalan di pantai, taman nasional dll.
Pesta ultah Aji pada hari Minggu diadakan di rumah Mbah (depan rumah kontrakan). Sudah jauh-jauh hari istriku “mencicil” belanja bahan-bahan kebutuhan untuk acara ini, seperti: bahan-bahan utk bikin kue tart, snack, kertas-kertas kotak makan, kartu undangan (semula bikin sendiri, tapi karena tidak ada plastik pembungkusnya maka tidak jadi dipakai), dll. Belanja snack dan minuman ringan di pasar Ariyat per kardus agar dapat harga grosiran (murah). Snack dll mesti dipacking dalam sebuah paket satu per satu. Lembaran kertas kotak makan mesti distaples satu per satu juga + plastik mika utk nasi. Nanti tiap anak yang datang/hadir pada acara ultah Aji akan diberi satu paket snack dll dan satu paket nasi kebuli. Yang masak nasi kebuli dan segala perangkatnya adalah Mpok Nap (tetangga samping rumah kontrakan).
Hari Sabtu (10/11) istriku sudah sibuk membuat paket-paket makanan ringan dari pagi. Siang hari dia membuat kue tart dan menghiasinya. Semuanya dikerjakan dengan teliti, sabar, dana telaten. Sore hari kue tart sudah jadi dan terhias dengan indahnya. Malam hari tidur karena kecapekan.
Hari Minggu (11/11) kami melanjutkan menyiapkan barang-barang utk pesta ultah Aji. Kami menghias rumah Mbah dengan bahan-bahan dekorasi instan (beli jadi dari toko). Jam 09.00 kawan-kawan Aji satu per satu sudah berdatangan. Jam 09.30 sudah ramai dan penuh dengan anak-anak. Bising, ribut, lari kian kemari anak-anak itu.
Saya jadi pembawa acara dadakan, istriku jadi tukang potret atau bergantian jadi pembawa acara. Ada sekitar 40-an anak kawan-kawan Aji yang hadir. Di luar ruangan ada sebagian orang tua anak-anak tersebut. Lebih ramai dan lebih bising dan lebih heboh, karena terjadi doong-dorongan atau rebutan atau pura-pura berkelahi, teriak-teriak, nangis dll.
Isna menyiapkan kue ultah, lilin-lilin ultah disulut. Lagu ultah dinyanyikan. Aji meniup lilin-lilin ultah. Kue ultah dipotong-potong dan dibagi-bagikan kepada semua anak dan orang tuanya yang hadir. Kue tart habis tandas. Nyanyi-nyanyi lagi dan ribut-ribut lagi. Semua bergembira dan bersenang hati. Tak ada yang tidak kebagian potongan kue tart, beberapa anak malah ada yang nambah dan terakhir berebut ambil sendiri kue tart yang masih tersisa. Sebelum pulang semua anak diberi satu pake bingkisan snack dll dan satu paket nasi kebuli. Bagi anak-anak kecil dapat bonus balon. Akhirnya para orang tua dan tetangga kiri kanan juga mendapat bagian paket nasi kebuli. Oh ya, dalam acara hari ini Supri dan anaknya (Triyas) datang dari Klender.
(Catatan terputus karena Kereta Progo sudah datang pada jam 20.30 dan saya mesti naik kereta itu untuk berangkat ke Yogyakarta)
Rumah kostan, Badran, Yogyakarta
Jumat, 16 November 2007
Jam 21.10
Pada hari Minggu (11/11) itu Aji tampak sangat gembira sekali. Biasanya Aji bersifat pendiam dan ogah bertindak yang aneh-aneh. Akan tetapi ketika rumah Mbah sudah dihias dan kawan-kawan Aji satu per satu berdatangan memberi selamat dan memberi kado ultah kepada Aji, Aji menjadi “hiperaktif”. Aji dengan tidak malu-malu lagi berjoget, loncat sana dan loncat sini, nyanyi sepotong-sepotong lagu dll. Melihat Aji gembira seperti itu saya merasa berbahagia sekali. Saya merasa berbuat sesuatu yang benar dan bermanfaat kepada anakku. Walaupun tampak sibuk bukan main, Isna (istriku sayang) juga tampak sangat gembira dan bangga dengan pelaksanaan pesta ultah Aji yang meriah dan dihadiri oleh banyak anak kawan-kawan Aji.
Inilah sepenggal catatan hari bahagia kami bertiga: Aji, Isna dan Djuni. Terima kasih istriku tercinta atas kerja keras semua ini, dan terima kasih kepada semua kawan-kawan Aji yang telah menghadiri dan merayakan ultah Aji ke-5.
Yang bergembira dan berbahagia,
Papanya Aji
CAPEKNYA KAYA APA KALO DEMI ANAK PASTI AKAN TIDAK TERASA…….KITA KERJA BANTING TULANG, MEMERAS KERINGAT, DARI PAGI SAMPE MALAM..BUAT SIAPA KALAO TIDAK BUAT ANAK….YA TO………….APA LAGI CUMA ACARA SETAHUN SEKALI………….BESOK LAGI MBOK SAYA DIUNDANG : 081328580849…PASTI MERIAH………SALAM BUAT KELUARGA